KITAB BERBAHASA ARAB & TERJEMAHAN

KITAB BERBAHASA ARAB & TERJEMAHAN
Selengkapnya

PAKAIAN MUSLIM & MUSLIMAH

PAKAIAN MUSLIM & MUSLIMAH
Selengkapnya

BUKU & PAKET EDUKASI ANAK

BUKU & PAKET EDUKASI ANAK
Selengkapnya

PRODUK TERBARU

(Untuk kemudahan berbelanja gunakan menu kategori produk)


Kode Buku DH008
Syarah Arba'in An-Nawawi
Penjelasan 42 Hadits Tentang Pokok Ajaran Islam

Imam Nawawi
Al-Imam Ibnu Daqiq Al-Id
Syaikh Abdurrahman As-Sa'di
Syaikh Muhammad Al-Utsaimin
Penerbit: Darul Haq

*****

Setiap Ahlus Sunnah pasti menyadari pentingnya mengkaji hadits-hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam; dari segi riwayat maupun dirayat, sebab secara bahasa saja, Ahlus Sunnah berarti orang-orang yang mengikut Sunnah Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Dan karena begitu luasnya lingkup dan cakupan ilmu ini, sehingga diperlukan jenjang tahapan untuk menjembatani seseorang agar dapat mengantarkannya kepada tingkat minimal dari kewajiban seorang Muslim terhadap Sunnah-sunnah NabiNya.

Dan tahapan paling dasar dalam mengkaji hadits-hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam atau as-Sunnah secara umum adalah yang berkaitan dengan dasar atau pokok Agama Islam. Tahapan inilah yang menginspirasi Imam an-Nawawi mengumpulkan hadits Jawami’ al-Kalim yang dinukil dari al-Ahadits al-Kulliyyah karya al-Hafizh Ibnu ash-Shalah (W. 643 H).

Dan inilah urgensi matan buku kita ini: Al-Arba’in -memuat 42 hadits- yang oleh para ulama dinobatkan sebagai hadits-hadits paling pokok yang merupakan poros ajaran Islam. Yang lebih penting dari itu adalah memahami hadits-hadits tersebut secara menyeluruh dan utuh; karena hanya pemahaman yang baik dan benarlah yang akan mengantarkan kepada pengamalan yang baik dan benar pula.

Maka inilah letak kekuatan buku ini, karena 42 hadits pokok tersebut disyarah dan dijabarkan oleh empat ulama besar dan diulas secara detail, yang memuat: Teks hadits, terjemah hadits, takhrij hadits, kosa kata, syarah empat ulama, dan kesimpulan-kesimpulan hadits, sehingga hadits-hadits tersebut bisa menggambarkan wajah Syariat Islam yang global tetapi jelas, ditambah dengan bahasa yang mudah dan sajian yang urut.

Maka sangatlah tepat yang dikatakan oleh sebagian ulama bahwa sebegitu banyak para ulama menyusun kitab dengan judul arba’in, tapi hanya arba’in karya Imam an-Nawawi yang benar-benar mendatangkan faedah secara luas dan disyarah oleh banyak ulama serta dikaji di berbagai pelosok bumi ini.

Rp 110000
 Add to Cart

Atau bisa melakukan pembelian langsung melalui WhatsApp Admin: 089691395097 (klik disini untuk chat langsung melalui WhatsApp)
Sangat direkomendasikan selama website dalam masa pengembangan!
Urgensi matan buku kita ini: Al-Arba’in -memuat 42 hadits- yang oleh para ulama dinobatkan sebagai hadits-hadits paling pokok yang merupakan poros ajaran Islam. Yang lebih penting dari itu adalah memahami hadits-hadits tersebut secara menyeluruh dan utuh; karena hanya pemahaman yang baik dan benarlah yang akan mengantarkan kepada pengamalan yang baik dan benar pula. Buku ini berisi penjelasan tentang hadits-hadits tersebut.

Jenis Cover Hard Cover
Jumlah halaman xxxi + 432 hal
Berat 800gr

Kode Buku DH007
Penjelasan Tuntas Tentang Sabar dan Syukur Sebagai jalan untuk Meraih Kebahagiaan Hidup
Mukhtasar Uddatush Shabirin wa Dzakirothusy Syakirin karya Ibnul Qayyim Al-Jauziyah

Penulis: Dr. Ahmad bin Ustman Al-Mazyad
Penerbit: Darul Haq

*****

Agar seorang Muslim meraih derajat sebagai orang bertakwa, dia harus memiliki dua karakteristik pokok: sabar dan syukur, tentu saja dengan didasari oleh akidah dan ibadah yang benar kepada Allah.

Kedua pondasi penting ini adalah dua kata kunci bagi sekian sisi dan dimensi sikap hidup seorang muslim. Sebegitu penting kedudukan masing-masing dari kedua ibadah ini, ditambah dengan kenyataan bahwa masing-masing dari keduanya memiliki keutamaan yang agung dan mendapat janji balasan yang juga besar, maka di kalangan para ulama muncul pertanyaan, “Mana yang lebih utama, bersabar atau kah bersyukur?”

Nabi ﷺ pernah menyatakan: “Sungguh menakjubkan urusan seorang Mukmin, karena semua urusannya adalah baik baginya, dan itu tidak didapatkan kecuali pada diri seorang Mukmin, yaitu: apabila dia mendapatkan kesenangan, dia bersyukur, sehingga yang demikian itu merupakan kebaikan baginya, dan apabila ditimpa kesusahan, dia bersabar, sehingga itu juga merupakan kebaikan baginya.”

Di sini tersirat bahwa bersyukur itu dituntut dari orang yang diberikan kemudahan dan kelapangan hidup, yang apabila dia merealisasikannya, maka itu akan menjadikannya seorang yang utama. Kemudian bersabar itu dituntut dari orang yang dihinggapi keterbatasan dan kesempitan, yang apabila dia merealisasikannya, maka itu akan menjadikannya seorang yang utama pula.

Di sini pertanyaan muncul dengan sendirinya: “Siapa di antara keduanya yang lebih utama; orang fakir yang sabar ataukah orang kaya yang bersyukur?” Buku ini menguraikan kedua masalah penting tersebut dari berbagai sisi secara mendalam berikut perbandingan di antara keduanya, dan dengan uraian yang simpel dan bahasa sederhana. Penting dikaji semua kalangan.

Rp 25000
 Add to Cart

Atau bisa melakukan pembelian langsung melalui WhatsApp Admin: 089691395097 (klik disini untuk chat langsung melalui WhatsApp)
Sangat direkomendasikan selama website dalam masa pengembangan!
Buku ini menguraikan kedua masalah yaitu sabar dan syukur dari berbagai sisi secara mendalam berikut perbandingan di antara keduanya, dan dengan uraian yang simpel dan bahasa sederhana. Penting dikaji semua kalangan.

Ukuran Buku 14,5cm x 24cm
ISBN 978 602 6845 115
Jenis Cover Soft Cover
Jumlah halaman vi + 154 
Berat 200gr

Kode Buku DH006
99 Kisah Orang Shalih

Penulis: Muhammad bin Hamid Abdul Wahab
Penerbit: Darul Haq

*****

Buku ini berisi tentang kisah-kisah teladan orang-orang shalih terdahulu yang dapat dijadikan sebagai bahan renungan dan santapan rohani bagi kaum muslimin. Insya Allah buku ini bermanfaat dalam mencerdaskan umat melalui pemaparan kisah mereka.

Di antara mereka ada yang masih berumur 3 tahun (balita), remaja, dewasa maupun yang tua renta. Mereka semua memiliki ciri tersendiri dalam berkomunikasi dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan manusia. Keterikatan mereka kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala sangat tinggi, tampak dari sikap tunduk dan taat dengan tauhid yang murni jauh dari unsur sombong, riya’ dan syirik. Suatu kondisi yang sangat berbeda dengan sekarang.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan rahmat dan kasih sayang-Nya kepada penulis buku ini yang telah mencurahkan waktu dan pikiran untuk kemaslahatan umat.

Rp 30000
 Add to Cart

Atau bisa melakukan pembelian langsung melalui WhatsApp Admin: 089691395097 (klik disini untuk chat langsung melalui WhatsApp)
Sangat direkomendasikan selama website dalam masa pengembangan!
Buku ini berisi tentang kisah-kisah teladan orang-orang shalih terdahulu yang dapat dijadikan sebagai bahan renungan dan santapan rohani bagi kaum muslimin. Insya Allah buku ini bermanfaat dalam mencerdaskan umat melalui pemaparan kisah mereka.

ISBN 979 979 3407 27 2
Jenis Cover Soft Cover
Jumlah halaman x+ 162 hal
Berat 300gr

Kode Buku DH005
Fathul Majid Penjelasan Lengkap Kitab Tauhid
Penjelasan Lengkap Kitab Tauhid
Dilengkapi takhrij hadits-hadits yang dipermasalahkan dalam Kitab Tauhid

Penulis: Al-Allamah Abdurrahman Alu Asy-Syaikh
Kitab Tauhid ditulis oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab
Takhrij Hadits oleh Syaikh Furaih bin Shalih Al-Bahlal
Penerbit: Darul Haq

*****

Buku Fathul Majid ini adalah induk rujukan tauhid, yang memuat:

1.) Matan lengkap Kitab at-Tauhid Alladzi Huwa Haqqullah Ala al-Abid, karya Imam al-Mujaddid, Muhammad bin Abdul Wahhab at-Tamimi, Syaikhul Islam di zamannya, yang dilengkapi dengan harakat.

2.) Fathul Majid Syarh Kitab at-Tauhid, karya asy-Syaikh al-Allamah Abdurrahman bin Hasan Alu asy-Syaikh.

3.) Diberikan ta’liq dan hasyiyah (komentar dan tambahan penjelasan) oleh Syaikh Muhammad Hamid al-Faqi, di mana sebagian besar dari ta’liq beliau tersebut, beliau ambil dari Qurrah al-Uyun al-Muwahhidin, karya penulis Fathul Majid sendiri.

4.) Ta’liq ini kemudian di-muraja’ah (dikaji ulang) oleh Imam al-Allamah Ibnu Baz, dan beliau memberikan koreksi dan komentar yang sangat urgen terhadap sejumlah masalah penting.

5.) Hadits-hadits dalam Kitab Tauhid kami takhrij dengan berpegang pada banyak sumber.

6.) Buku ini dilengkapi dengan risalah Takhrij Ahadits Muntaqadah Fi Kitab at-Tauhid, karya Syaikh Furaih bin Shalih al-Bahlal, yang merupakan takhrij pembelaan atas sejumlah hadits-hadits dalam Kitab Tauhid yang dipermasalahkan oleh sebagian kalangan.

7.) Buku ini kami lengkapi pula dengan daftar istilah ilmiah, lengkap dengan makna dan definisinya.

8.) Biografi Imam Muhammad bin Abdul Wahhab.

Besar harapan kami agar buku ini menjadi rujukan primer bagi semua kalangan yang ingin mendalami aqidah dan tauhid.

Rp 190000

Rp 175000
 Add to Cart

Atau bisa melakukan pembelian langsung melalui WhatsApp Admin: 089691395097 (klik disini untuk chat langsung melalui WhatsApp)
Sangat direkomendasikan selama website dalam masa pengembangan!
Kitab Tauhid ditulis oleh seorang ulama yang giat dan tekun dalam dakwah Islamiyah ini, berusaha menjelaskan hakikat tauhid dan penerapannya dalam kehidupan seorang muslim, dengan mengacu kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah serta pendapat ulama SalafKarena itu, buku ini perlu dimiliki dan dipelajari dalam upaya mewujudkan ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan semurni-murninya. Fathul Majid adalah salah satu buku penjelasan tentang kitab tauhid yang sangat direkomendasikan untuk Anda miliki.

Ukuran 16cm × 24,5cm
Jenis Cover Hard Cover
Jumlah halaman lviii+1302
Berat 2000gr

Kode Buku ZZ003
Ensiklopedi Halal Haram dalam Islam
Kajian Lengkap Membahas Hukum Halal dan Haram dalam Masalah Akidah, Ibadah, Mu'amalah, dan Adab

Penulis: Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
Penerbit: Zamzam

*****
“Sesungguhnya perkara yang halal itu sudah jelas, demikian pula yang haram sudah jelas. Di antara keduanya ada perkara syubhat yang tidak diketahui oleh kebanyakan orang. Barangsiapa yang menjauhi syubhat, berarti ia telah berlepas diri untuk menjaga din dan kehormatannya. Dan, barangsiapa yang melakukan syubhat, ia ibarat penggembala yang menggembala (hewan ternaknya) di sekitar tempat terlarang yang hampir saja masuk ke dalamnya. Ingatlah, sesungguhnya setiap raja itu mempunyai larangan. Ingatlah, larangan Allah itu adalah perkara-perkara yang haram.” [HR. Bukhari dan Muslim]
Mengetahui perkara halal dan haram merupakan salah satu pondasi ajaran Islam. Tidak berlebihan bila para ulama menekankan agar kaum muslimin mendalami masalah ini demi menjaga keislamannya. Sebab, dengan mengetahui halal dan haram, seorang muslim memiliki pijakan dalam segala aktivitasnya, baik berkaitan dengan masalah akidah, ibadah, mu’amalah, akhlak, maupun, adab.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, seorang ulama yang teguh memegang ajaran Al-Quran dan As-Sunnah sesuai pemahaman generasi salafush shalih menjabarkan berbagai hukum halal dan haram dalam Islam dengan ungkapan sederhana dan mudah dipahami. Dengan kapabilitas keilmuannya yang mendalam, penulis menuntun kita untuk memahami dengan benar berbagai ajaran Islam dalam koridor halal dan haram.

Rp 90000
 Add to Cart

Atau bisa melakukan pembelian langsung melalui WhatsApp Admin: 089691395097 (klik disini untuk chat langsung melalui WhatsApp)
Sangat direkomendasikan selama website dalam masa pengembangan!
Mengetahui perkara halal dan haram merupakan salah satu pondasi ajaran Islam. Tidak berlebihan bila para ulama menekankan agar kaum muslimin mendalami masalah ini demi menjaga keislamannya. Sebab, dengan mengetahui halal dan haram, seorang muslim memiliki pijakan dalam segala aktivitasnya, baik berkaitan dengan masalah akidah, ibadah, mu’amalah, akhlak, maupun, adab.

ISBN 978-602-8975-59-9
Ukuran 21cm x 23cm
Jenis Cover Hard Cover
Jumlah Halaman 516 hal

Kode Buku PIS006
Kriteria Busana Muslimah
Mencakup Bentuk, Ukuran, Mode, Corak dan Warna Sesuai Standard Syar'i

Penulis: Syaikh Muhammad Nashirudin al-Albani
Penerbit: Pustaka Imam Syafii

*****

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman d dalam Surat An-Nuur 31:

وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ
"... Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dada mereka..." [QS. An-Nuur: 31]
Fenomena maraknya penggunaan busana muslimah di kalangan kaum wanita muslimah, khususnya di Indonesia, akhir-akhir ini patutlah disyukuri. Terlepas apakah hal itu mengindikasikan kesadaran muslimah yang tinggi dalam beragama ataukah hal itu hanya sekadar tren berbusana belaka. Apapun alasannya, ini merupakan momentum yang harus diapresiasi dengan baik karena sangat kondusif bagi terbentuknya lingkungan sosial dan budaya yang islami pada masa mendatang.

Hanya saja, ada yang aneh dalam fenomena berbusana muslimah tersebut; yaitu terlihatnya ironisme dalam berbusana. Ini dapat terjadi karena para muslimah itu mengikuti tren; atau memang sebenarnya mereka tidak memahami hukum. Maka, jadilah seperti yang kita saksikan; banyak muslimah yang berpakaian tetapi hakikatnya telanjang, berpakaian tetapi tetap mengundang syahwat, berpakaian tetapi auratnya masih terbuka, dan ironisme-ironisme lain yang sebenarnya berkonotasi merendahkan martabat kaum wanita itu sendiri di hadapan publik.

Buku yang ada di tangan Anda ini menjelaskan secara sistematis dan detail tentang batasan-batasan, kriteria, dan standar berbusana muslimah mencakup bentuk, ukuran, corak, warna, dan model yang sesuai dengan tuntutan dan tuntunan syari’at Islam yang agung demi menjaga martabat kaum wanita dan nilai-nilai kesopanan.

Rp 50000
 Add to Cart

Atau bisa melakukan pembelian langsung melalui WhatsApp Admin: 089691395097 (klik disini untuk chat langsung melalui WhatsApp)
Sangat direkomendasikan selama website dalam masa pengembangan!

Buku yang sangat penting dimiliki oleh kaum muslimah karena menjelaskan secara sistematis dan detail tentang batasan-batasan, kriteria, dan standar berbusana muslimah mencakup bentuk, ukuran, corak, warna, dan model yang sesuai dengan tuntutan dan tuntunan syari’at Islam yang agung demi menjaga martabat kaum wanita dan nilai-nilai kesopanan.

ISBN 978-602-8062-60-2
Ukuran 15cm × 23cm
Jenis Cover Soft Cover
Jumlah halaman  x + 318 hlm B/W
Kertas HVS
Berat 420gr

Kode Buku PQK09
Sejarah 25 Nabi dan Rasul (Paket Lengkap 5 Buku)
Disertai Kisah-Kisah Para Nabi Lainnya

Penerbit: Qidsi Perisasi Qur'an Kids
Penulis: Nizar Sa'ad Jabal, Lc., MPd. & Aiman Umar Abdul Aziz

*****

Pentingnya memetik pelajaran tauhid dan akhlak mulia dari sejarah para Nabi dan Rasul. Sahabat Abu Dzar Al-Ghifari pernah bertanya kepada Rasulullah ﷺ :

يا رسول الله كم عدة الأنبياء ؟ قال : مائة ألف وأربعة و عشرون ألفا، الرسل من ذلك ثلاثة مائة و خمسة عشر جما غفيرا
Wahai Rasulullah ﷺ, berapa jumlah keseluruhan para nabi? Rasulullah ﷺ bersabda: “Jumlah seluruh Nabi dan Rasul seratus dua puluh empat ribu (124000) Nabi, diantara mereka yang termasuk Rasul sejumlah tiga ratus lima belas (315), suatu jumlah yang banyak.”
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Al-Musnad, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Al-Misykah (3/1599 no. 5732) dan Ash-Shahiihah no. 2668.

Allah ﷻ berfirman di dalam QS. Yusuf: 111:

لَقَدْ كَانَ فِي قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِأُولِي الْأَلْبَابِ
“Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka (para Nabi dan Rasul) itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.”

1) Nabi Adam- Nabi Shalih 
Allah ﷻ telah firmankan nama dan beberapa cerita kehidupan Nabi dan Rasul dari jumlah Nabi yang sangatlah banyak sebagai potongan-potongan pelajaran yang amat sangat penting bagi kehidupan kita semua sebagai hamba Allah ﷻ.

Lima orang Nabi pertama yang telah Allah ﷻ utus adalah Nabi Adam, Nabi Idris, Nabi Nuh, Nabi Hud, dan Nabi Shalih.

Nabi Adam adalah bapaknya semua umat manusia, yang Allah ﷻ ciptakan di surga, tinggal di dalamnya beberapa waktu dengan istrinya Hawa, hingga pada suatu ketika mereka mengikuti ajakan iblis dan dihukum oleh Allah ﷻ, bagaimana kita dapat terbebas dari jerat godaan iblis selama hidup di dunia? Maka kita akan mendapatkannya di dalam kisah kehidupan ringkas Nabi Adam di surga dan di bumi.

Nabi Idris adalah Nabi yang sangat mencintai kebenaran, mencintai amal shalih, Beliau meminta agar dipanjangkan hidupnya demi mengumpulkan banyak kebaikan, sehingga Beliau diberikan kemuliaan oleh Allah ﷻ dengan diwafatkan di langit ke empat, subhaanallah.

Nabi Nuh adalah Rasul pertama yang kehidupannya berjarak 1000 tahun dengan Nabi Adam, Beliau mengalami ujian umat yang luar biasa, selama 950 Nabi Nuh mendakwahi kaumnya yang bergelimang kesyirikan, mereka menolak dan memusuhinya, bahkan istri dan anaknya juga ikut-ikutan memusuhi dan merendahkan dakwahnya. kemudian Allah ﷻ menurunkan adzab bagi mereka dan menyelamatkan Nabi Nuh dan para pengikutnya beserta binatang-binatang dengan kapal besar yang diwahyukan Allah ﷻ untuk dibuat oleh Nabi Nuh.

Nabi Hud diutus oleh Allah setelah Nabi Nuh kepada sebuah kaum yang Allah ﷻ beri kelebihan dari kaum yang lain, diberi kelebihan tubuh yang lebih kuat oleh Allah ﷻ sehingga mereka merasa tinggi dan sombong, mereka adalah kaum ‘Ad, kaum yang sering disebut oleh Allah ﷻ dalam alquran. Akibat kesombongan mereka terhadap kebenaran yang dibawa oleh Nabi Hud, maka Allah ﷻ mengadzab mereka dengan angin yang memporak-porandakan mereka selama 8 hari 7 malam, na’uudzubillah dari murka dan adzabNya ﷻ yang amat pedih.

Kaum Tsamud adalah kaum yang diutus kepada mereka Nabi Shalih. Kaum ini juga Allah ﷻ berikan kelebihan dari kaum lainnya dengan kekuatan yang luar biasa, salahsatunya mereka mampu memahat gunung batu menjadi rumah mereka. Namun mereka mengingkari dan memusuhi dakwah Nabi Shalih yang mengajak mereka mentauhidkan Allah ﷻ dan meninggalkan sesembahan leluhur mereka. Mereka membangkang bahkan menantang adzab Allah ﷻ jika Nabi Shalih benar. Akhirnya mereka menerima adzab Allah ﷻ setelah tiga hari dengan adzab yang amat pedih.

2) Nabi Ibrahim - Nabi Ayyub 
Nabi Ibrahim adalah nabi yang Allah ﷻ utus kepada kaumnya di Babilonia, kaum yang penuh dengan kesyirikan, Nabi Ibrahim berkata kepada kaumnya sebagaimana Allah ﷻ firmankan, “sesungguhnya kamu dan bapak-bapak kamu berada dalam kesesatan yang nyata”. QS Al-Anbiya’ 55. Mulai dari raja hingga rakyat babilonia menolak dakwah tauhid yang selalu diulang-ulang oleh Nabi Ibrahim hingga suatu hari mereka menangkap dan membakar Nabi Ibrahim, namun Allah ﷻ menyelamatkan Nabi Ibrahim, banyak lagi napak tilas ringkas dari kehidupan Nabi mulia, bapak para nabi yang akan kita temukan di dalam buku ini.

Nabi Luth, Allah ﷻ utus kepada kaum Sadum yang merupakan ibukota negeri Ghurzaghar pada saat itu. Kaum ini bergelimang kesyirikan dan dosa, salah satu dosa mereka yang sangat terkenal adalah homo dan lesbi. Dosa ini mengundang murka Allah ﷻ sehingga saat adzab yang pedih itu datang kepada mereka, Allah ﷻ memerintahkan Nabi Luth dan kaum yang berhijrah bersamanya agar tidak menoleh ke belakang. Saat itu Allah ﷻ membutakan mata mereka, membalikkan tanah negeri mereka dan menghujani mereka dengan batu panas. Allahu Akbar.

Nabi Ismail adalah anak pertama Nabi Ibrahim dari istrinya yang kedua, yaitu Hajar. Nabi Ismail tumbuh bersama ibunya Hajar, di lembah Makkah dengan perintah Allah ﷻ. Lembah ini adalah tempat baitullah, Ka’bah, yang dibangun Nabi Ismail dengan bapaknya disana, diberkahi dengan air zamzam hingga saat ini. Nabi Ismail adalah Nabi yang sangat mulia dan sangat taat kepada Allah ﷻ, salah satu bentuk ketaatan itu yang diabadikan sebagai syariat dalam agama kita adalah perintah Allah ﷻ agar beliau disembelih oleh ayahnya. Nabi Ismail sangat yakin dengan perintah Allah ﷻ, pasti mendatangkan kebaikan, pelajaran yang agung akan keyakinan yang luar biasa kepada Allah ﷻ.

Nabi Ishaq adalah putra dari Nabi Ibrahim dengan istrinya Sarah. Kabar gembira akan lahirnya Nabi Ishaq ini dibawa oleh para malaikat, walaupun secara lahir kita akan mengatakan ini tidak masuk akal karena Sarah sudah tua renta, namun pelajaran disini adalah bahwa tidak ada hal yang mustahil jika Allah ﷻ sudah berkehendak.

Nabi Ya’qub adalah putra dari Nabi Ishaq, cucu dari Nabi Ibrahim, anak dan cucu dari orang-orang mulia. Nabi Ya’qub suatu ketika mendahului Aishu yang merupakan anak kesayangan bapaknya memberikan hadiah atas perintah ibunya. Peristiwa ini membuat Aishu marah dan akhirnya Nabi Ya’qub merantau ke negeri Haran, kemudian menikah dengan anak dari pamannya Laban. Setelah lama tak bersua dengan bapak dan ibunya akhirnya beliau berangkat sekeluarga menemui bapak dan ibunya yang sudah tua renta, dan saudaranya untuk meminta maaf, tidak lama kemudian saat dikunjungi anaknya Nabi Ishaq meninggal pada umur 180 tahun.

Nabi Ayyub juga keturunan Nabi Ishaq. Nabi Ayyub adalah Nabi yang kaya raya, namun kekayaan itu tidak membuatnya lalai dari ibadah dan ketaatan kepada Allah ﷻ. Beliau juga Nabi yang Allah ﷻ uji dengan ujian yang amat berat, jatuh miskin dan menderita penyakit selama 18 tahun, namun kesabaran dan doa yang beliau panjatkan kepada Allah ﷻ menjadikan beliau makin yakin bahwa ini semua adalah ujian yang mengangkat derajatnya, setelah Allah ﷻ sembuhkan, Allah ﷻ berikan kekayaan dan keturunan yang jauh lebih banyak dari sebelumnya. Kehidupan yang penuh dengan kesabaran atas ujian Allah ﷻ dan yakin bahwa Allah ﷻ tidaklah menguji kecuali untuk kebaikan yang amat banyak bagi seorang hamba.

3) Nabi Yusuf - Nabi Musa 
Nabi Yusuf adalah anak dari Nabi Ya’qub bin Ishaq bin Ibrahim. Beliau adalah anak kesayangan bapaknya, hingga membuat saudara-saudaranya iri hati dan ingin mencelakai Nabi Yusuf. Iri hati ini merupakan awal dari kisah menakjubkan dari kehidupan Nabi Yusuf hingga beliau pada saatnya menjadi Nabi dan seorang yang dipercaya di kerajaan Mesir saat itu menjadi bendahara kerajaan.

Nabi Syu’aib diutus oleh Allah ﷻ kepada kaum Madyan, yang negeri itu terletak antara Hijaz dan Syam. Kaum ini penuh dengan kesyirikan, salah satu kesyirikan mereka yang terkenal adalah penyembahan mereka terhadap sebuah pohon di tengah ladang yang bernama Aikah, mereka menggantungkan kebutuhan mereka pada pohon tersebut dengan segala ritual kesyirikannya. Mereka juga kaum perampok dan kaum yang curang dalam berdagang, dakwah Nabi Syu’aib menyeru mereka kepada tauhid dan kelurusan, serta kejujuran dalam berdagang. Kaumnya membangkang dan tidak mengindahkan dakwah Nabi Syuaib hingga Allah ﷻ murka dan mengazab mereka di negeri mereka hingga seakan-akan negeri itu tidak pernah ada.

Nabi Dawud adalah Nabi dari kalangan bani israil, yang merupakan seorang Nabi yang pemberani, tangguh, gigih dalam bekerja, Allah ﷻ beri ilmu dan kepandaian serta sikap bijaksana sehingga Allah ﷻ jadikan beliau raja setelah wafatnya Thalut.

Nabi Sulaiman adalah Nabi dengan kerajaan yang paling megah yang pernah ada di dunia, tidak ada lagi kerajaan yang jauh lebih megah dari kerajaannya. Allah ﷻ beri Nabi Sulaiman keilmuan sehingga pasukannya terdiri dari manusia, jin dan hewan. Dan harta yang berada pada hamba Allah ﷻ yang shalih adalah harta yang paling nikmat, dan Nabi Sulaiman pernah suatu ketika memuji-muji Allah ﷻ bersyukur atas ilmu yang diberikan kepadanya, yaitu ketika beliau mendengar seruan raja semut kepada rakyatnya, semoga kita juga termasuk orang-orang yang selalu bisa bersyukur kepada Allah ﷻ, sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Sulaiman.

Nabi Musa dan Nabi Harun adalah dua orang adik dan kakak yang merupakan Nabi dari kalangan bani israil. Kisah yang sangat luar biasa dari mereka berdua saat berdakwah kepada Fir’aun yang mengaku sebagai Tuhan. Kesombongan yang disuruh Allah ﷻ untuk mereka hadapi dengan lemah lembut, dengan segala kesulitan dan ujian, akhirnya Allah ﷻ memenangkan Nabi Musa dan Nabi Harun dan menghancurkan Fir’aun beserta bala tentara dan pengikutnya.

4) Nabi Ilyas - Nabi Isa 
Buku ini dibuka dengan kisah Nabi-Nabi dari bani Israil, yaitu Nabi Khidhr dan pertemuan beliau dengan Nabi Musa dan Nabi Yusya’ di tepian pantai yang diabadikan Allah ﷻ dalam alquran, juga Nabi Syamuel yang Allah ﷻ utus di Paletina bertahun-tahun sepeninggal Nabi Musa dan Nabi Harun kepada bani israil yang pada kala itu dikuasai oleh bangsa ‘Amaliq yang membunuh semua bani israil, lalu Nabi Uzair yang Allah ﷻ pernah wafatkan selama seratus tahun kemuadian dihidupkan kembali dan juga yang dianggap dan didakwa sebagai anak Allah ﷻ oleh bani israil, lalu kisah Nabi Hizqiyal yang Allah ﷻ utus kepada bani israil sepeninggal Nabi Yusya’ bin Nun, Nabi Hizqiyal kisahnya telah diabadikan di dalam alquran tentang tulang-belulang yang Allah ﷻ hidupkan kembali di hadapan matanya, juga kisah Nabi Daniyal yang berasal dari kota babilonia, diutus kepada bani israil sebelum Nabi Isa, di kota yang saat itu dikuasai oleh Raja Persia yang menyiksa bani israil.

Nabi yang juga dari kalangan bani israil adalah Nabi Ilyas, Nabi Ilyasa, dan Nabi Dzulkifli yang ketiganya diutus oleh Allah ﷻ kepada bani israil di daerah Ba’labak yang pada saat itu terkenal dengan kesyirikan mereka yang menyembah berhala bernama Ba’l.

Nabi Yunus adalah Nabi yang Allah ﷻ utus kepada kaum Nainawi yang selalu menentang dan tidak mengindahkan dakwah Nabi Yunus hingga Nabi Yunus marah dan meninggalkan mereka. Dengan kehendak Allah ﷻ, Nabi Yunus pergi tanpa ijin Allah ﷻ dari kaumnya dan kemudian beliau bertaubat dengan taubat yang dipuji oleh Rasulullah ﷺ saat beliau berada di dalam perut ikan.

Nabi Zakariya adalah Nabi dari bani israil yang merupakan keturunan dari Nabi Dawud dan Nabi Sulaiman. Beliau adalah Nabi yang bertaqwa, tidak pernah berbuat syirik, dan rajin bekerja menafkahi keluarganya, Beliau bekerja sebagai tukang kayu, masyaallah.

Nabi Zakariya memiliki anak di kala sudah berumur tua, Allah ﷻ karunia setelah selalu berdoa kepadaNya ﷻ dan memohon agar Allah ﷻ berikan keturunan yang taat kepada Allah ﷻ. Anak beliau bernama Nabi Yahya, nama yang belum pernah diberikan kepada siapapun sebelumnya. Mereka berdakwah pada bani israil dan berada di Damaskus. Kala itu ujian dakwah Nabi Yahya adalah berdakwah pada pembesar kerajaan yang pada waktu itu melanggar aturan Allah dengan keinginan menikahi saudara kandung. Dengan dakwah ini, kaumnya menentang Nabi Yahya dan membunuhnya sehingga Allah murka dan menurunkan adzabnya bagi mereka.

Nabi Isa putra Maryam adalah Nabi yang juga diutus kepada bani israil sebelum Nabi Muhammad ﷺ diutus, salah satu peristiwa besar yang terjadi di zamannya adalah turunnya makanan dari langit dengan doa Nabi Isa atas permintaan kaumnya. Allah ﷻ beri Nabi Isa mukjizat yang luar biasa sehingga beliau diagungkan bahkan dianggap tuhan namun dengan begitu masih banyak kaumnya yang menentang dakwahnya kecuali sedikit, yaitu mereka yang disebut hawariyyun. Hingga pada akhir-akhir masa dakwah beliau, kaumnya membuat makar untuk menghabisi nyawa Nabi Isa. Namun dengan ijin dan pertolongan Allah ﷻ, Nabi isa selamat dari buruan kaumnya.

5) Nabi Muhammad  
Nabi Muhammad ﷺ adalah Nabi terakhir dari silsilah kenabian yang Allah ﷻ utus bagi umat manusia. Adalah keturunan Nabi Ismail, Nabi Muhammad ﷺ hidup dan diutus kepada kaum quraisy di lembah Makkah, yang merupakan kota yang dibangun oleh nenek moyangnya mereka, Nabi Ismail dan kabilah jurhum.

Kelahiran Nabi ﷺ adalah rahmat bagi umat manusia, dengan pendidikan yang mantap dari sang kakek dan pamannya, juga budaya baik yang ada pada kaumnya Nabi ﷺ tumbuh sebagai seseorang dengan karakter yang sangat baik sehingga dijuluki dengan Al-Amiin, julukan prestisius yang hanya dimiliki oleh Rasulullah ﷺ di tengah kaumnya saat itu.

Selama 13 tahun Nabi ﷺ berada di Makkah, fokus dakwah Beliau ﷺ adalah penanaman iman, tauhid dan menjauhkan manusia dari menyembah selain Allah ﷻ dalam segala bentuk penyembahan dan ketergantungan hidup.

Setelah itu Rasulullah ﷺ membangun kehidupan dan budaya islami yang meluas di Yatsrib, yang dikenal sekarang dengan nama Madinah. 10 tahun di Madinah, beliau berhasil membangun umat islam yang sempurna dari segala sisi, sehingga umat ini sangat berpengaruh di dunia dan menjadi bangsa yang sangat dihormati dengan membawa segala kebaikan.

11 tahun setelah hijrah, akhirnya ummat berada pada penghujung kehidupan Rasulullah ﷺ, sedih yang amat dalam dirasakan oleh siapa saja, namun agamanya tetap Allah ﷻ kekalkan hingga hari kiamat, agama yang menjunjung tauhid, keteraturan hidup, dan keharmonisan antar sesama manusia.

Rp 475000

Rp 395000
 Add to Cart

Atau bisa melakukan pembelian langsung melalui WhatsApp Admin: 089691395097 (klik disini untuk chat langsung melalui WhatsApp)
Sangat direkomendasikan selama website dalam masa pengembangan!
Sangat penting untuk mengajarkan anak-anak agar bisa memetik pelajaran tauhid dan akhlak mulia dari sejarah para Nabi dan Rasul. Allah ﷻ berfirman di dalam QS. Yusuf: 111: “Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka (para Nabi dan Rasul) itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.” Buku ini sangat penting untuk anak-anak agar lebih mengenal para nabi dan rasul dan meneladani kisah-kisah mereka.

Paket Lengkap Isi 6 Buku
Ukuran 24cm x 20cm
Jenis Cover Soft Cover dg pengikat jilid lengkap
Berat 2380gr
full color dg ilustrasi

Kode Buku DH004
Jalan Selamat dalam Memahami Sifat-Sifat Allah, Syari'at, dan Takdir
Judul Asli: Taqrib Ad-Tadmuriyah

Penulis: Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
Penerbit: Darul Haq

*****

Ada begitu banyak golongan yang terjatuh dalam kesalahan terkait masalah Tauhid Asma`dan Sifat, bahkan termasuk di antaranya adalah mereka yang menyatakan diri sebagai Ahlus Sunnah wal Jama’ah, tetapi ternyata justru menyimpang dari manhaj Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Salah satu manhaj untuk mengkaji masalah seperti ini, ketika ada sejumlah pihak yang mengklaim diri paling benar, adalah membandingkan dan menimbangnya -dalam rangka menguji siapa yang haq- berdasarkan al-Qur`an dan as-Sunnah dengan berlandaskan pemahaman as-Salaf ash-Shalih.

Inilah yang diuraikan dalam buku ini, yaitu dengan menjelaskan manhaj Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang haq terlebih dahulu, berdasarkan al-Qur`an dan as-Sunnah, yang diletakkan dalam kaidah-kaidah fundamen yang baku, sehingga setiap masalah ilmiah terurai secara sistematis dan rapi. Sehingga setelah uraian tersaji secara seksama, semua yang tidak sejalan dengan kebenaran, akan muncul dengan sendirinya secara jelas.

Karena itu, dengan buku ini, kita bisa menimbang berbagai permasalahan akidah yang terkait dengan tiga masalah pokok yang disajikan di dalamnya, yaitu:

  • Tauhid Asma` dan Sifat.
  • Syariat.
  • dan Takdir.

Inilah salah satu buku terbaik yang menguraikan ketiga masalah di atas, dengan sederhana, jelas dan sistematis, sehingga menjadi sangat efektif mengoreksi yang salah dan tidak tepat pada diri kita terkait dengannya, juga menjadi timbangan bagi banyak kekisruhan yang terjadi di antara Ahlus Sunnah wal Jama’ah dengan orang-orang dan golongan-golongan yang mengklaim mengikuti Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Buku ini sangat penting dibaca semua kalangan.

Rp 40000
 Add to Cart

Atau bisa melakukan pembelian langsung melalui WhatsApp Admin: 089691395097 (klik disini untuk chat langsung melalui WhatsApp)
Sangat direkomendasikan selama website dalam masa pengembangan!
Salah satu buku terbaik yang menguraikan ketiga masalah di atas, dengan sederhana, jelas dan sistematis, sehingga menjadi sangat efektif mengoreksi yang salah dan tidak tepat pada diri kita terkait dengannya, juga menjadi timbangan bagi banyak kekisruhan yang terjadi di antara Ahlus Sunnah wal Jama’ah dengan orang-orang dan golongan-golongan yang mengklaim mengikuti Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Buku ini sangat penting dibaca semua kalangan.

ISBN 978-602-6845-28-3
Ukuran 14,5cm × 21cm
Jenis Cover Soft Cover
Berat 370gr